Laman

Senin, 28 Desember 2015

Bahasa Indonesia tugas ke-6

RANCANGAN USULAN PENELITIAN

Bentuk dan Isi Usulan Penelitian

  1. Bagian Awal
  1. Judul
            Judul rancangan usulan penelitian diketik dengan huruf kapital. Judul hendaklah cukup ekspresif menunjukkan dengan tepat masalah yang hendak diteliti. Di bawah judul ditulis kalimat :
            Rancangan Usulan Penelitian Untuk Disertasi
  1. Identitas Penulis
Nama : hanya huruf-huruf pertama yang diketik dengan huruf Kapital.
  1. Tanggal Pengajuan, ditulis :
Diajukan kepada Program Pascasarjana
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
pada tanggal
………………………….. 20………
  1. Bagian Utama
1        Perumusan Masalah
            Dalam rancangan usulan penelitian untuk disertasi, unsur pokok perumusan masalah ini mempunyai peranan lebih penting dari unsur-unsur pokok lain. Didalam perumusan masalah inilah akan terlihat kesiapan akademik penyusunan rancangan usulan penelitian itu. Unsur pokok perumusan masalah ini sekurang-kurangnya harus memuat hal-hal sebagai berikut :
  1. Penjelasan mengenai mengapa masalah yang dikemukakan dalam rancangan usulan penelitian untuk disertasi itu dipandang menarik, penting dan perlu diteliti.
  2. Beberapa bukti bahwa masalah tersebut belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan.
  3. Letak masalah yang akan diteliti itu dalam konteks permasalahan yang lebih besar.
            Rasional dari judul yang dipilih. Memberikan nalar dan pembenaran terhadap pemilikan dan perumusan judul yang dipilih. Pada bagian ini dapat dilengkapi dengan pertanyaan penelitian, hasil yang diharapkan dan masalah yang diantisipasi. Uraian tentang perkiraan hasil (kuantitatif/kualitatif) yang diperkirakan akan dicapai. Diuraikan
pula masalah atau hambatan yang diperkirakan akan dihadapi yang dapat mempengaruhi untuk penelitian.
2        Tujuan dan Kegunaan Penelitian
            Dalam fasal tujuan dan kegunaan penelitian ini disebutkan secara spesifik tujuan-tujuan apa yang dirancangkan akan dicapai dalam penelitian itu dan kegunaan apa yang akan diperoleh dari penelitian yang dirancangkan.
3        Kerangka Pemikiran Teoritis
            Fasal kerangka pemikiran teoritis memuat garis-garis besar pemikiran teoritis, termasuk telaah pustaka yang akan menuntun penyusun dalam membangun teori yang akan disajikan dan diuji dalam rangka penyusunan disertasi.
4        Hipotesis
            Hipotesis, jika ada, hendaklah dirumuskan dengan tepat dan jelas dalam kalimat berita (kalimat deklaratif) tentang sikap ilmiah yang diambil terdapat masalah yang hendak diteliti.
5        Metode Penelitian
Pasal metode penelitian memuat hal-hal sebagai berikut:
  1. Pendekatan dan bentuk/cara yang dipakai untuk meneliti.
  2. Penjelasan tentang populasi serta rancangan teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian.
  3. Metode pengumpulan data dan alat pengambil data yang akan digunakan.
  4. Bahan-bahan yang akan dipakai, kalau ada.
  5. Alat-alat perlengkapan yang akan dipakai, kalau ada.
  6. Teknik atau model analisis yang akan dipakai.
  7. Rancangan aturan-aturan untuk menerima atau menolak hipotesis.
6        Jadwal Penelitian
Jadwal penelitian dibuat secara cermat, dengan mempertimbangkan kelayakannya. Jadwal penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Tahap-tahap penelitian yang akan dilakukan.
  2. Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan masing-masing tahap, dinyatakan dalam satuan bulan.
  3. Rincian kegiatan untuk tahap masing-masing.
  1. Bagian Akhir
  1. Daftar Pustaka
            Penulisan daftar pustaka didasarkan atas pustaka yang telah dijadikan sumber dalam penyusunan rancangan usulan penelitian. Tujuan utama penyajian daftar pustaka adalah memberi informasi mengenai bagaimana orang dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan dalam rancangan usulan penelitian. Hal-hal yang perlu disebutkan dalam daftar pustaka adalah seperti disebutkan dibawah ini :
a.    Untuk buku :
  1. Nama penulis
  2. Tahun penerbitan
  3. Judul buku
  4. Nama penerbit
  5. Tempat penerbitan.
b.    Untuk jurnal :
  1. Nama penulis
  2. Tahun penerbitan
  3. Judul tulisan
  4. Nama jurnal
  5. Jilid ( dan nomor )
  6. Halaman.
c.    Untuk sumber pustaka lain dapat digunakan pedoman yang lazim.
d.   Cara menulis pustaka dan artikel sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Daftar Riwayat Hidup
            Daftar riwayat hidup (bio-data, curriculum vitae) penyusun rancangan usulan penelitian memuat hal-hal sebagai berikut :
  1. Nama lengkap dan derajat akademik
  2. Tempat dan tanggal lahir
  3. Pangkat dan jabatan
  4. Riwayat pendidikan tinggi
  5. Karya ilmiah
  6. Pertemuan ilmiah yang dihadiri dan
  7. Penghargaan ilmiah, bila ada.
Sumber :

Bahasa Indonesia tugas ke-5

Format Makalah Ilmiah
            Skripsi, paper/makalah, laporan penelitian, dan lain sebagainya, memiliki format penulisan tertentu untuk bisa disebut sebagai sebuah karya ilmiah. Uraian di bawah ini membahas format penulisan karya ilmiah berupa skripsi pada Program S-1 Pemerintahan Integratif. Namun beberapa poin penting dalam format penulisan dimaksud bisa dipakai sebagai acuan dalam penulisan karya ilmiah selain skripsi, seperti paper/makalah, artikel dalam jurnal ilmiah, dan lain sebagainya.
      A.    Bahan dan Ukuran Kertas
Bahan dan ukuran kertas yang dipakai dalam sebuah karya ilmiah adalah sebagai berikut:
·         Ukuran kertas: A4 (21 x 29,7 cm).
·         Jenis kertas: HVS 80 gram.
·         Kertas doorslag berwarna (sesuai dengan warna yang telah ditentukan) dengan lambang Universitas Mulawarman sebagai pembatas.

      B.     Pengetikan
Ketentuan-ketentuan dalam pengetikan sebuah karya ilmiah dirinci sebagai berikut:
1.      Menggunakan software pengolah kata dengan flatform Windows, seperti MS Word, Excel, dan lain-lain.
2.      Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Roman dengan ukuran 12 kecuali untuk:
·         Halaman judul sampul/luar (hard cover) dan halaman judul dalam (soft cover), yang menggunakan huruf tegak (kecuali istilah asing) dan dicetak tebal (bold) dengan ukuran font mulai 12 sampai 16 (disesuaikan dengan panjang judul, lihat Lampiran).
·         Catatan kaki (footnotes), yang menggunakan font ukuran 10.
·         Huruf tebal (bold) digunakan untuk judul dan sub-judul (sub-bab, sub sub-bab), memberi penekanan, pembedaan, dan sejenisnya.
·         Huruf miring (italic) digunakan untuk istilah dalam bahasa asing atau bahasa daerah, memberi penekanan, pembedaan (termasuk pembedaan sub-judul yang hirarkhinya tidak setingkat), dan sejenisnya. Judul sub sub-sub-bab dibuat dengan mengkombinasikan huruf miring dan huruf tebal (italic-bold atau bold-italic). Judul sub sub-sub-sub-bab dan seterusnya dibuat dengan huruf miring biasa
Batas tepi (margin):
·         Tepi atas : 4 cm
·         Tepi bawah : 3 cm
·         Tepi kiri : 4 cm
·         Tepi kanan : 3 cm
Sela ketukan (indensi) selebar 1 cm. Indensi Tab dipakai pada baris pertama alinea baru. Indensi gantung digunakan untuk daftar pustaka.
           A      Spasi bagian awal, bagian isi, dan bagian akhir:

a.       Bagian awal dari karya ilmiah termasuk di dalamnya adalah
halaman judul, halaman pengesahan, halaman pernyataan, abstrak,riwayat hidup, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran. Spasi yang digunakan adalah:
1)      Pernyataan ditulis dengan spasi tunggal (lihat Lampiran).
2)      Riwayat Hidup dan Kata Pengantar ditulis dengan spasi ganda.
3)      Abstrak, antara 150-250 kata (dalam satu halaman) ditulis dengan menggunakan spasi tunggal (lihat Lampiran).
4)      Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran disusun dengan menggunakan spasi tunggal (lihat Lampiran).
5)      Lainnya, lihat Lampiran.
a.       Bagian isi karya ilmiah meliputi Bab I sampai BAB V, disusun dengan menggunakan spasi ganda.
b.      Bagian akhir karya ilmiah terdiri dari Daftar Pustaka, yang daftar referensinya memakai spasi tunggal dan indensi gantung (jarak antar referensi dengan spasi ganda), dan Lampiran yang ditulis dengan spasi tunggal atau disesuaikan dengan bentuk/jenis lampiran.
6)      Judul karya ilmiah, bab, sub bab, dan lain sebagainya:
a.       Judul karya ilmiah dan bab, diketik dengan huruf besar/kapital, dicetak tebal, tanpa singkatan (kecuali yang berlaku umum seperti PT., CV.), posisinya di tengah halaman, dan tanpa diakhiri tanda titik. Perkecualiannya adalah judul pada halaman Persetujuan Seminar dan Pengesahan Skripsi (dengan huruf biasa, dicetak tebal).
b.      Judul sub-bab diketik sejajar dengan batas tepi (margin) sebelah kiri dengan menggunakan huruf A, B, C, dan seterusnya. Huruf pertama setiap kata dimulai dengan huruf besar (Title Case) kecuali kata penghubung dan kata depan, tanpa diakhiri titik. Judul sub-bab dicetak dengan huruf tebal (bold).
c.       Judul sub sub-bab dimulai dengan angka 1, 2, 3 dan seterusnya. Huruf pertama setiap kata dimulai dengan huruf besar (Title Case) kecuali kata penghubung dan kata depan, tanpa diakhiri titik.
Sumber  :