Laman

Rabu, 07 Juni 2017

Tugas 3.4 Pengungkapan Tata Kelola Perusahaan (GCG)


Pengertian GCG Cadbury Committee of United Kingdom Cadbury, Good Corporate Governance adalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar mencapai keseimbangan antara kekuatan serta kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawabannya kepada para shareholder khususnya, dan stakeholder pada umumnya. Hal ini berkaitan dengan peraturan kewenangan pemilik, direktur, manajer, pemegang saham, dan sebagainya.
Finance Committee on Corporate Governance (FCCG) mendefinisikan Corporate Governance sebagai proses dan struktur yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola bisnis serta aktivitas perusahaan kearah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan. Pasal 1 Surat Keputusan Menteri BUMN No. 117/M-MBU/2002, Corporate Governance adalah proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memerhatikan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika.
Tujuan Pelaksanaan  Good Corporate Governance menurut Siswanto Sutojo dalam E. John Aldridge (2005:5-6), Good Corporate Governance mempunyai lima  macam tujuan utama yaitu melindungi hak dan kepentingan pemegang saham, melindungi hak dan kepentingan para anggota the stakeholders non-pemegang saham, meningkatkan nilai perusahaan dan para pemegang saham, meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja Dewan Pengurus atau Board of Directors dan manajemen perusahaan, dan meningkatkan mutu hubungan Board of Directors dengan manajemen senior perusahaan.

Jurnal 1

Nama Penulis
Zanera Saroh Firdausya
Fifi Swandari
Widyar Effendi
Judul
Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance
(Gcg) Pada Nilai Perusahaan
(Studi Pada Perusahaan Yang Masuk Indeks Lq45 Di Bursa Efek
Indonesia)
Jurnal Penelitian/Tahun
Jurnal Wawasan Manajemen, Vol. 1 Nomor  3, (2013)
Tujuan Penelitian
Untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial,
kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, ukuran dewan komisaris independen, ukuran dewan direksi dan size terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45 di Bursa Efek Indonesia.
Hasil/Kesimpulan
Kesimpulan hasil analisis regresi berganda menunjukan secara parsial kepemilikan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian dapat disimpukan bahwa hipotesis kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dapat diterima.
Hasil analisis regresi berganda menunjukan secara parsial kepemilikan institusional berpengaruh negatif namun signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian
dapat disimpukan bahwa hipotesis kepemilikan instirusional berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak dapat diterima.
Secara parsial dewan komisaris tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga hipotesis ukuran dewan komisaris berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak dapat diterima.
Secara parsial dewan komisaris independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga hipotesis ukuran dewan komisaris independen berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak dapat diterima.
Secara parsial direksi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga hipotesis ukuran dewan direksi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak dapat diterima.
Secara parsial size tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga hipotesis size berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak dapat
diterima.

Jurnal 2

Nama Penulis
Maria Rofina WPPW
Maswar Patuh Priyadi
Judul
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance
Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Di Bei
Jurnal Penelitian/Tahun
Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol. 2 No. 1, (2013)
Tujuan Penelitian
Untuk menguji apakah terdapat pengaruh penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Hasil/Kesimpulan
Kesimpulan berdasarkan uji parsial (uji t), pengaruh masing-masing variabel pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan good corporate governance terbukti berpengaruh signifikan terhadap return on investment. Penerapan good corporate governance terbukti berpengaruh signifikan terhadap net profit margin. Penerapan good corporate governance terbukti berpengaruh signifikan terhadap return on equity.

Jurnal 3

Nama Penulis
Reny Dyah Retno M.
Judul
Pengaruh Good Corporate Governance Dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan
(Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar
Di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2010)
Jurnal Penelitian/Tahun
Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui Pengaruh GCG Terhadap Nilai Perusahaan dengan variabel kontrol Size dan Leverage pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010. Pengaruh Pengungkapan CSR Terhadap Nilai Perusahaan
dengan variabel kontrol Size, Jenis industri, Profitabilitas,
dan Leverage pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010. Pengaruh GCG Dan Pengungkapan CSR Terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010.
Hasil/Kesimpulan
       Hasil penelitian menunjukkan GCG berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan dengan variabel kontrol Size dan Leverage pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010. Hal ini menunjukkan bahwa investor bersedia memberikan premium lebih kepada perusahaan yang memberikan transparansi atas pelaksanaan GCG dalam laporan tahunan mereka. Semakin tinggi tingkat implementasi GCG semakin tinggi nilai perusahaan yang ditunjukkan dengan tingginya harga saham perusahaan. Pada variabel kontrol berupa Ukuran Perusahaan dan Leverage, terbukti memiliki korelasi positif signifikan terhadap GCG. Hal ini dikarenakan perusahaan besar memiliki masalah keagenan lebih besar karena lebih sulit untuk dimonitor, sehingga diperlukan penerapan corporate governance yang baik, perusahaan kecil mempunyai kesempatan bertumbuh yang tinggi, sehingga membutuhkan dana eksternal dan membutuhkan penerapan corporate governance yang baik. Adanya korelasi antara Leverage terhadap GCG dikarenakan adanya corporate governance yang baik akan meminimalisasi konflik antara pihak-pihak yang berkepentingan di dalam perusahaan mengenai keputusan pendanaan dan hal-hal yang berhubungan dengan leverage perusahaan.
       Pengungkapan CSR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan dengan variabel kontrol Size, Jenis industri,Profitabilitas, dan Leverage pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010. Hal ini dikarenakan kualitas Pengungkapan CSR dari tahun 2007-2010 masih rendah dan belum mengikuti standar GRI. Pada variabel kontrol ukuran perusahaan memiliki korelasi signifikan terhadap Pengungkapan CSR, semakin besar perusahaan Pengungkapan CSR yang dibuat juga cenderung semakin luas. Variabel kontrol Jenis Industri memiliki korelasi signifikan terhadap Pengungkapan CSR, dikarenakan luas Pengungkapan CSR antar perusahaan dalam industri yang satu dengan industri lainnya berbeda karena masing-masing industri memiliki karakterisitik yang berbeda. Pada variabel kontrol profitabilitas memiliki korelasi signifikan terhadap pengungkapan CSR dikarenakan perolehan laba yang semakin besar membuat perusahaan mengungkapkan informasi sosial yang lebih luas. Pada variabel kontrol Leverage, memiliki korelasi signifikan terhadap Pengungkapan CSR dikarenakan manajemen perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi akan mengurangi pengungkapan CSR yang dibuat agar tidak menjadi sorotan debtholders.
       GCG danPengungkapan CSR berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2007-2010. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan corporate governance yang baik dan pengungkapan CSR dapat meningkatkan reputasi perusahaan.

Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar